Soal Kelangkaan Pupuk di Bone, Ini Penyebabnya


CekHargaPasar.Com ■ Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hoktikultura dan Perkebunan (PTPHP) Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Sunardi Nurdin angkat bicara terkait kelangkaan pupuk yang terjadi di beberapa wilayah Bumi Arung Palakka.

Dia menduga kelangkaan pupuk dipicu oleh minimnya modal bagian penyaluran, sehingga penebusan lamban dan pupuk jadi terhambat sampai ke petani.

Sebagian Distributor diduga lambat melakukan penebusan untuk menjaga stok yang dijatahkan oleh Produsen karena harus menunggu penebusan dari para pengecer.

Sementara pengecer sendiri menunggu uang pesanan dari petani. Akibatnya, stok pupuk yang seharusnya sudah tersedia ditangan lini ini pada saat dibutuhkan, ternyata tidak ada dan atau tidak cukup,

“Masalahnya ada pada distributor, mungkin mereka belum melaksanakan penebusan. Pupuk tidak akan tersalur kalau tidak dibayar dulu,”kata Kadis PTPHP Bone, Sunardi Nurdin saat dihubungi wartawan, Kamis (16/5/2019)

Tahun ini, lanjut Sunardi, kuota pupuk untuk Kabupaten Bone sebanyak 92 ribu ton. Dengan kuota sebanyak itu, Ia yakin realisasi kebutuhan pupuk bisa terpenuhi selama penebusan dan penyaluran berjalan sesuai basis Rencana Defenitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

“Kalau memang sudah tinggi realisasi penggunaan dan habis kuotanya di Kecamatan, maka kami akan relokasi kuota dari Kecamatan lain, karena kuota Bone 92 ribu ton. Masa langsung habis,” ketus Sunardi

“Kalau bulan Nopember habis kuota, itu mungkin, tapi ini kan baru awal musim tanam,” tambahnya

Selain itu, Kadis PTPHP Bone juga menyebutkan kelangkaan pupuk bisa saja diakibatkan oleh serentaknya musim tanam padi dan jagung, sehingga penggunaan pupuk makin tinggi. Sementara penebusan lamban yang berdampak pada kurangnya suplai pupuk yang sampai ke petani.

Untuk memastikan semua itu dan petani bisa dapatkan pupuk, Ia mengaku telah menerjunkan tim dari Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) Bone. “Ini hari mereka ke Mare, Barebbo dan Sibulue. Mungkin besok kesana (Ulaweng),”tutupnya.

Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, masa tanam telah dilewati petani. Pemupukan tanaman pertanian pun sudah memasuki masanya. Namun, mirisnya keberadaan pupuk justru menjadi langka bagi petani. Akibatnya, petani menjerit dan terancam merugi.

Hal tersebut seperti yang dialami para petani diantaranya di sejumlah desa di Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. (Pedomansulsel)

Belum ada Komentar untuk " Soal Kelangkaan Pupuk di Bone, Ini Penyebabnya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel