Petani Pasrah Harga Cabai Anjlok di Rp3.500/Kg, Kepala Desa di Sidrap Berkoar



CekHargaPasar.Com ■ Namanya Alimuddin Syukur. Dia Kepala Desa (Kades) di Desa Lagading, Kecamatan Pitu Riase, Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Sudah beberapa hari ini, Alimuddin berkoar-koar. Dia menyuarakan nasib petani cabai dan kacang tanah di desanya.

Menurutnya, ia sangat sedih lantaran harga cabai, utamanya cabai rawit serta kacang tanah di Sidrap turun drastis alias anjlok.

“Kasihan petani kita. Di tengah mereka panen raya cabai rawit dan kacang tanah, justru harganya tidak bersahabat. Saya minta pemerintah turun tangan men-stabilkan harga kedua komoditi ini,” pinta Alimuddin, kemarin.

Saat ini, lanjut Alimuddin, harga cabai rawit kurang pedas. Harga yang berlaku di tingkat petani hanya Rp3.500/kilogram. Harga tersebut seret dari harga normal

Suara lantang Alimuddin memperjuangkan nasib petani di desa yang dipimpinnya bukannya tanpa alasan.

Sebab, di desa cukup jauh dari Pangkajene, ibu kota Sidrap tersebut, sebagian besar penduduknya menggantungkan hidupnya sebagai petani cabai rawit dan kacang tanah, “Sekitar 80 persen warga saya hidup di kebun menanam cabai dan kacang tanah, kasihan mereka,” kata Alimuddin.

Di tengah murahnya harga cabai rawit di desa itu, salah seorang petani, Mustamin mengaku hanya pasrah. “Tolong bantu kami, tolong stabilkan harga cabai rawit dan kacang tanah,” pungkasnya.

sumber : katasulsel

0 Response to " Petani Pasrah Harga Cabai Anjlok di Rp3.500/Kg, Kepala Desa di Sidrap Berkoar"

Posting Komentar