Tarif Promo KA Jakarta-Pangandaran - Cek Harga, Cek Tarif

Jumat, 04 Januari 2019

Tarif Promo KA Jakarta-Pangandaran

Tarif Promo KA Jakarta-Pangandaran


PT Kereta Api Indonesia (KAI) meluncurkan KA Jakarta-Pangandaran melalui rute Stasiun Gambir-Stasiun Banjar. Lantas, berapa tarifnya?

Menurut VP Public Relation PT KAI, Agus Komarudin tarif kereta tersebut dibagi menjadi dua, yakni untuk eksekutif dan ekonomi premium. Harganya pun berkisar dari Rp 100.000 hingga Rp 520.000.

"Tarif batas bawah untuk eksekutif Rp 150.000 dan tarif batas atasnya Rp 520.000. Kalau Ekonomi premium tarif batas bawahnya Rp 100.000 dan tarif batas atasnya Rp 330.000," kata, Kamis (3/1/2019).

Namun saat ini tarif tersebut belum berlaku. KAI sendiri masih memberikan promo untuk calon penumpang hingga 1 Februari 2019.

Untuk tarif promo Gambir-Banjar pulang-pergi (PP) kelas eksekutif sebesar Rp 160.000. Sedangkan untuk kelas ekonomi premium sebesar Rp 110.000.

"KAI memberikan tarif promo untuk KA Pangandaran keberangkatan tanggal 2 Januari hingga 1 Februari 2019. Gambir-Banjar (PP) kelas eksekutif Rp160.000, dan kelas ekonomi premium Rp110.000," ungkap dia.

Sementara itu, rute Jakarta-Banjar sendiri memakan waktu selama 7,5 jam. Kemudian, dilanjutkan dengan jalur darat Banjar-Pangandaran selama 2 jam maka total waktu perjalanan Jakarta-Pangandaran memakan waktu 9,5 jam.

BACA JUGA: Arti Mimpi Bercint* dengan Istri atau Suami

Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata pun menyambut baik layanan KA baru tersebut. Pihaknya akan menyiapkan bus wisata untuk memobilisasi penumpang kereta dari Stasiun Banjar menuju Pangandaran yang berjarak 75 kilometer (km).

"Sementara mungkin kita akan menyiapkan bus khusus dari Pemda yang akan jemput wisatawan dari Stasiun, untuk jadwal dan waktunya disesuaikan, kalau dari Bandung misalnya jam berapa, nanti bus akan berangkat jam berapa," ujar Jeje saat menghadiri grand launching KA Pangandaran di Stasiun Banjar Rabu (2/1/2019).

Menurut Jeje, bus tersebut tidak gratis tapi hanya untuk sopir dan mengganti bahan bakar saja. Tersedianya bus tersebut hanya sementara sambil menunggu pihak swasta untuk ikut berperan. Karena ia tidak ingin mematikan perusahaan otobus yang sudah ada. (sumber: Detik)

Read other related articles

Also read other articles

© Copyright 2018 Cek Harga, Cek Tarif | All Right Reserved